Categories Faedah Fawaid Fikih

Ta’awun dalam da’wah

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -rahimahullah- berkata :

Wajib bagi para da’i (orang-orang yang menyeru kepada Allah) untuk senantiasa bersatu padu, saling bantu-membantu dan saling tolong menolong dan bermusyawarah diantara mereka, dan maju bersama-sama.

Dan mereka berdiri (menjalankan syariat) menghadap Allah dengan berdua, bertiga atau berempat.

Allah ta’a berfirman :

قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُمْ بِوَاحِدَةٍ أَن تَقُومُواْ لِلَّهِ مَثْنَى وَفُرَادَى ثُمَّ تَتَفَكَّرُواْ مَا بِصَاحِبِكُمْ مِّن جِنَّةٍ إِنْ هُوَ إِلاَّ نَذِيرٌ لَّكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ
Artinya : Katakanlah: “Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain (dia) hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras

Dan jika kita perhatikan bahwa para penyeru kejelekan dan para penyeru kejahatan mereka berkumpul, bersatu padu dan merencanakan merancang (kejahatan & kejelekan).

Lalu mengapa para da’i (penyeru kebaikan) tidak melakukan hal ini, sehingga mereka bisa saling membimbing dan menasehati dalam hal-hal yang salah (diantara mereka), dalam hal ilmu atau dalam sarana / media dakwah atau hal-hal yang serupa dengan itu.

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
الواجب على الدعاة أن يكونوا يدًا واحدة، يتساعدون، ويتعاونون، ويتشاورون فيما بينهم، وينطلقون انطلاقًا واحدًا، ويقومون لله مثنى وثلاث ورباع {قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُمْ بِوَاحِدَةٍ أَن تَقُومُواْ لِلَّهِ مَثْنَى وَفُرَادَى ثُمَّ تَتَفَكَّرُواْ مَا بِصَاحِبِكُمْ مِّن جِنَّةٍ إِنْ هُوَ إِلاَّ نَذِيرٌ لَّكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ} [سبأ: ٤٦] .
وإذا كنَّا نرى أن دعاة الشرّ والسوء يجتمعون ويتحدون ويخططون، فلماذا لا يعمل الدعاة هذا العمل، حتى يرشد بعضهم بعضًا فيما يخطئ فيه الآخر من علم أو وسيلة دعوة أو ما أشبهه ذلك
كتاب تعاون الدعاة وأثره في المجتمع

✍🏻Penerjemah : Abu Iqbal غفر الله له ولوالديه ولجميع المسلمين
Ma’had Ta’zhim As-Sunnah

More From Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like